Studi kasus trik rahasia iklan facebook

Rp0

Belajar dari studi kasus adalah cara yang cukup efektif untuk berpraktek karena didalamnya kita bisa mempelajari cara-cara yang sudah dipraktekan oleh penulisnya.

Walaupun tahun rilis pada 2014 lalu, berbagai trik iklan facebook yang ada pada ebook ini masih relevan untuk digunakan dalam metode iklan untuk mendapatkan CTR (click trough rate) yang baik

Jangan lupa bagikan di sosmed ya 🙂

Kategori: , Tags: ,

BAB I
PERSIAPAN AWAL SEBELUM BERIKLAN

Trik rahasia iklan facebook – Sebuah kebahagiaan tersendiri bagi saya bisa share salah satu tehnik fb ads yang saya miliki kepada sahabat IMers sekalian. Bermula dari keinginan saya untuk menambah pundi-pundi income, akhirnya saya coba mengikuti salah satu program afiliasi lokal yang menjual buku tentang kesehatan, yaitu masahamil.com. Jika dibandingkan dengan tipshamil.com, memang masahamil.com gaungnya kurang menggema. Tapi hal ini justru menjadi sebuah tantangan bagi saya.

Setelah berhasil mendaftarkan diri sebagai affiliate di masahamil.com, saya sempat berfikir, “Mau pake tehnik apa ya buat mromosiinnya?”

Ada 2 pilihan yang berkecamuk di otak saya waktu itu, yaitu mau pakai SEO atau FB Ads. Setelah saya pertimbangkan, akhirnya saya memilih FB Ads saja

Beberapa kali saya melakukan uji coba iklan, hingga akhirnya saya menemukan 1 buah settingan iklan yang hasilnya paling memuaskan.
Nah… tanpa ditutup-tutupi lagi, berikut ini akan saya bongkar rahasianya kepada Anda. Inilah langkah-langkah yang saya lakukan hingga mendapatkan settingan iklan yang power full.

A. Menentukan Kata Kunci Utama

Kata kunci utama adalah kata-kata yang mengandung pokok permasalahan dan nantinya bisa Anda manfaatkan untuk membuat kalimat iklan.

Untuk menentukan kata kunci utama, satu-satunya jalan adalah dengan membaca seluruh isi sales page, dalam hal ini tentu saya membacanya di masahamil.com. Dari sana saya menemukan 3 permasalahan, yaitu menghindari resiko cacat pada janin yang bisa diimplementasikan sebagai cara mencegah bayi lahir cacat, mencegah keguguran (di sales page yang lama permasalahan ini masih dicantumkan), dan
mengurangi rasa sakit ketika melahirkan.

Dari ketiga permasalahan tersebut kata kunci yang bisa saya dapat adalah mencegah bayi lahir cacat, mencegah keguguran, dan mengurangi rasa sakit ketika melahirkan.

B. Menyusun Judul dan Deskripsi Iklan Yang Urgensi

Setelah mengantongi 3 kata kunci utama, langkah yang saya ambil adalah menyusunnya menjadi sebuah deskripsi iklan. Berikut ini adalah kalimat deskripsi yang berhasil saya rangkai:

Temukan cara menghindari 

KEGUGURAN, BAYI CACAT & RASA SAKIT saat
persalinan. KLIK DI SINI!.

Saya sengaja menggunakan huruf kapital pada kata-kata yang saya anggap penting, yaitu pada 3 kata kunci dan Call to Action (KLIK DI SINI). Mengapa saya lakukan itu? Alasannya supaya makin memperjelas apa yang ingin saya sampaikan kepada target audien.

Oya! Tahukah Anda? Bahwa untuk jenis iklan Clicks to Website, kalimat call to action ini wajib digunakan lho. Fungsinya adalah memberi dorongan pada alam bawah sadar audien untuk melakukan klik hihihi…

Yang juga tak kalah pentingnya ketika Anda akan membuat sebuah iklan adalah memberi Judul yang Greget pada iklan tersebut.

Dalam menentukan judul iklan ini ada 2 hal penting yang sebaiknya dicantumkan, yaitu selalu mengandung Unsur Privasi dan Bernada Memperingatkan (Baca: Mengancam), sehingga dengan begitu akan menimbulkan rasa penasaran bagi orang yang membacanya.

Jadi begitu audien melihat judul iklan Anda maka ia akan berfikir, “Wah ini sih gue
banget” lantas ia pun akan berprasangka, “Bahaya nih kalau nggak gue klik”.

Judul semacam ini biasanya selalu disajikan dalam bentuk pertanyaan dan pada iklan Masa Hamil saya menggunakan judul:

Anda Hamil? WASPADALAH!.

Coba bayangkan saja, jika seorang wanita hamil membaca judul iklan tersebut, kira-kira apa sih yang akan ia lakukan? Apakah akan cuek-cuek saja? Atau malah ia akan semakin memperhatikan isi iklan dan langsung melakukan klik? Tentu Anda bisa memprediksinya sendiri, bukan?

C. Menyiapkan Gambar Iklan

Yang ingin saya tekankan di sini adalah bahwa saya akan menggunakan jenis iklan Clicks to Website, jadi bila terjadi klik, maka akan langsung menuju ke sales page website yang dituju. Uniknya lagi saya tidak menggunakan fan page, sehingga iklan hanya akan muncul di Right Column saja.

Yang paling saya suka dari iklan Right Column adalah meskipun user melakukan scrolling di halaman newsfeednya, iklan jenis ini akan tetap muncul dalam waktu yang relatif lebih lama dan tidak terpengaruh oleh scrolling tersebut. So, kalau kita pandai mengoptimasinya, sudah barang tentu jenis iklan Right Column ini akan sangat power full.

Tapi perlu juga Anda ingat, bahwa iklan Right Column pun punya kekurangan, yaitu memiliki tampilan yang lebih kecil dibandingkan jenis iklan lainnya, sehingga terkadang luput dari perhatian audien. Tapi bukan orang Indonesia namanya kalau mau menyerah begitu saja hehehe…

Setelah melakukan riset berkali-kali, akhirnya saya menemukan suatu trik khusus dalam mengoptimalkan iklan jenis Right Column ini. Ternyata kunci kesuksesannya terletak pada gambar iklan itu sendiri. Ya, dengan menampilkan gambar iklan yang mencolok, biasanya akan menyita perhatian audien secara lebih besar.

Lalu bagaimana caranya? Sebetulnya mudah saja dan di bawah ini adalah 3 elemen yang menurut saya sangat penting dalam mengoptimalkan sebuah gambar iklan jenis Right Column, yaitu:

 

Additional information

Penulis

M Arifin panuju

Jumlah halaman

19

Tahun Rilis

2014

Niche

Facebook marketing

Reviews

Belum ada Review, Jadilah yang pertama kali :)

Jadilah yang pertama untuk menilai “Studi kasus trik rahasia iklan facebook”

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *